Minggu, 24 Februari 2013

BAHASA PEMROGRAMAN PASCAL



Pascal adalah bahasa tinggkat tinggi yang orientasinya pada segala tujuan, dirancang oleh prof. Niklaus wirth dari technical university di zurich, switzzerland. Pada perkembangannya banyak versi- versi pascal yang beredar, MS- Pascal, Apple pascal, Turbo pascal, dll.
Kelebihan dari bahasa pemprograman pascal adalah :

Minggu, 06 Januari 2013

Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional Pada Masa Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono



Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional  adalah sistem yang menjadi pedoman pengambilan kebijakan pemerintahan di Indonesia. Sistem ini adalah pengganti dari sistem yang sebelumnya disebut dengan Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Dalam Undang-Undang nomor 25 tahun 2004 tertulis: Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional adalah satu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan rencana-rencana pembangunan dalam jangka panjang, jangka menengah, dan tahunan yang dilaksanakan oleh unsur penyelenggara negara dan masyarakat di tingkat Pusat dan Daerah.
Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2007 memuat aturan Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 –­ 2025, yang merupakan konsekuensi dari diadakannya amandemen UUD 1945 dan sebagai peraturan pelengkap dan pelaksanaan dari sejumlah peraturan perundang undangan. Khususnya UU No. 25 tahun 2004  tentang sistem perencanaan pembangunan nasional .
Dokumen perencanaan

Minggu, 30 Desember 2012

Kelebihan dan Kekurangan Windows 8



Inilah Kelebihan dan Kekurangan Windows 8


Windows 8 telah resmi diluncurkan pada 26 Oktober silam. Sistem operasi besutan Microsoft ini hadir dalam tiga versi, yakni Windows 8, Windows 8 Pro, dan Windows 8 RT.

Microsoft pun menjamin para pengguna Windows 8 akan merasakan pengalaman yang sama bagi pengguna desktop, tablet, maupun smartphone. Dengan kata lain, saat menggunakan di komputer meja, Anda akan merasakan menggunakan sebuah tablet ataupun smartphone.

"Dengan sistem operasi ini, konsumen bisa menggunakan jarinya sendiri, mouse (tetikus) ataupun pen yang memudahkan mereka untuk bekerja dan bermain," ujar Presiden Direktur Microsoft Indonesia Andreas Diantoro di peluncuran Windows 8 di Singapura, Sabtu silam.

Kelebihan :

1.Dioptimalisasi untuk layar sentuh

Senin, 17 Desember 2012

Semantik


Konsep Semantik Bahasa Pemrograman (Semantik Analisis)

  • Dari pembahasan bab-bab terdahulu maka kita ketahui bahwa proses ini merupakan proses kelanjutan dari proses kompilasi sebelumnya, yaitu analisa leksikal (scanning) dan analisa sintaks (parsing)
  • Bagian terakhir dari tahapan analisis adalah analisis semantik
  • Memanfaatkan pohon sintaks yang dihasilkan dari parsing
  • Proses analisa sintaks dan analisa semantik merupakan 2 proses yang sangat erat kaitannya dan sulit untuk dipisahkan
  • Contoh : A = (A + B) * (C + D)
  • Parser hanya akan mengenali simbol-simbol ‘:=’, ‘+’, ‘*’, parser tidak mengetahui makna dari simbol-simbol tersebut
  • Untuk mengenali makna dari simbol-simbol tersebut, maka compiler memanggil routine semantics

Bahasa Mesin & Sintaks


Bahasa mesin adalah bentuk terendah pada komputer. Kita dapat berhubungan langsung dengan bagian-bagian yang ada didalam komputer seperti bit, register dan sangat primitif. Bahasa mesin tidak lebih dari urutan bit-bit 0 dan 1.
Bagaimana dengan orang yang tidak mengerti bahasa mesin?
Bahasa mesin adalah jenis mesin komputer yang digunakan. Bagaimana jika jenis komputer mengalami perubahan?

Oleh karena itu manusia berusaha menciptakan suatu bahasa yang dapat dimengerti baik oleh manusia maupun oleh komputer, yang disebut dengan bahasa tingkat tinggi. Dari bahasa tingkat tinggi ke bahasa mesin dibutuhkan sesuatu untuk menterjemahkan agar mesin (komputer) mengerti apa yang diinginkan oleh manusia, yaitu :

  1. Interpreter
  2. Compiler
Contoh : Cobol, Pascal, Fortran, dll

Kamis, 13 Desember 2012

Konsep Dasar Pemrograman


Konsep Dasar Pemrograman

Sebelum kita membuat suatu bahasa pemrograman, maka kita perlu mengetahui:

  1. Pemahaman masalah
  2. Solusi masalah
  3. Pemahaman tata bahasa (sintaks) bahasa pemrograman

Baru setelah itu dapat kita buat pemrograman, memakai bahasa pemrograman yang menurut kita paling sesuai menurut kebutuhan.
Contoh : Pascal, Cobol, untuk bisnis, Delphi, dll.

program adalah kumpulan instruksi yang digunakan untuk mengatur
komputer agar melakukan suatu tindakan tertentu. Tanpa program, komputer sesungguhnya tidak dapat berbuat apa-apa. Itulah sebabnya sering dikatakan bahwa komputer mencakup tiga aspek penting, yaitu berupa perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software) yang dalam hal ini berupa program, perangkat akal (brainware) atau orang yang berperan dalam operasi komputer maupun pengembangan perangkat lunak (operator).

Program merupakan himpunan atau kumpulan instruksi yang dibuat oleh programmer atau suatu executable dari suatu software.

Fungsi




Definisi Fungsi:
Fungsi atau pemetaan adalah perkawanan satu satu pada himpunan A dan B.
Misalkan A dan B dua himpunan yang tidak kosong, sebuah fungsi dari A ke B adalah aturan yang
mengkaitkan setiap x anggota A dengan tepat satu y anggota B, dan dinotasikan huruf “kecil”,
misalnya f, g, h dsb. Dituliskan denganf : A  B
f adalah fungsi dari A ke B
f memetakan A ke B
DAERAH  ASAL (Domain)  DAN DAERAH  HASIL  FUNGSI (Range)
A = daerah asal = Domain = daerah definisi dari f = Df
B = kodomain dari = Cf
f memetakan x  A ke y = f(x)  B
Himpunan y = f(x)  B merupakan peta dari x  A disebut daerah hasil f = range f = Rf
Contoh
Tentukan daerah definisi  dan daerah hasil  dari fungsi  berikut;
1. f(x) = 5x – 3
2. g(x) =  h(x) =  –4.
3 . G(x) = log (2x2+ 9x – 5)
Petunjuk
Untuk menentukan daerah denifisi, anda harus menentukan x sehingga f(x) terdefinisi pada bilangan
real atau anda harus menentukan x yang menyebabkan f(x) bukan bilangan real.
Menurut anda adakah x bilangan real sehingga f(x) bukan bilangan real ?
Jadi
1.Df = R  dan Rf = R
2. Dg = { x/ x ≠ - , x  R } dan Rg = { y/ y = f(x) ≠  , y  R }
KESAMAAN DUA FUNGSI
Misalkan f dan g dua funsgi yang terdefinisi  pada daerah D dan f(x) = g(x) untuk setiap x didaerah D,
maka f dan g dikatakan dua fungsi sama dan dituliskan f = g.
Misalkan f(x) = x2
dan g(t) = t2
FUNGSI SATU- SATU
Misalkan f adalah fungsi yang memetakan A ke B, f disebut fungsi satu – satu bila setiap anggota B
yang berbeda meruapkan peta dari anggota A yang berbeda pula.
F(x) = 2x + 7 adalah fungsi satu – satu
G(x) = x2– x bukan fungsi satu – satu karena G(0) = G(1) = 0
FUNGSI SURJEKTIF
Misalkan f adalah fungsi yang memetakan A ke B, f disebut fungsi surjektif atau onto bila setiap y
anggota B merupakan peta dari x di A atau  f(A) = B.
FUNGSI INJEKTIF
Misalkan f adalah fungsi yang memetakan A ke B, f disebut fungsi injektif atau into bila setiap x
anggota A mempunyai pasangan yang berbeda anggota B.
FUNGSI BIJEKTIF
Misalkan f adalah fungsi yang memetakan A ke B, f disebut fungsi bijektif atau berkorespondensi
satu-satu bila setiap y anggota B merupakan peta dari x di A dan  setiap x anggota A mempunyai
pasangan yang berbeda anggota B.


FUNGSI IDENTITAS
Misalkan f adalah fungsi yang memetakan A ke A yang didefinsikan f(x) = x, f memetakan setiap
anggota A ke dirinya sendiri. f disebut fungsi identitas. 1 dipetakan oleh f ke 1, 2 dipetakan oleh f ke
2.
FUNGSI KONSTAN
Misalkan f adalah fungsi yang memetakan A ke B, f dikatakan fungsi konstan bila semua anggota A
dipetakan oleh ke suatu anggota tertentu pada B.
F(x) = k,    k  R
OPERASI ALJABAR PADA FUNGSI
Misalkan f dan g dua buah fungsi yang masing-masing terdefinisi pada daerah asalnya Df dan Dg,
maka terhadap kedua fungsi ini dapat dilakukan operasi aljabar berikut;
PENJUMLAHAN
f + g adalah sebuah fungsi yang terdefinisi pada Df+g = Df Dg dan (f + g) (x) = f(x) + g(x)
PENGURANGAN
f - g adalah sebuah fungsi yang terdefinisi pada Df-g = Df Dg dan (f - g) (x) = f(x) - g(x)
PERKALIAN
fg adalah sebuah fungsi yang terdefinisi pada Dfg = Df Dg dan (fg) (x) = f(x)g(x)

PEMBAGIAN
f/g adalah sebuah fungsi yang terdefinisi pada Df/g = Df Dg dan (f/g) (x) = f(x)/g(x), g(x) ≠ 0
FUNGSI GENAP DAN FUNGSI GANJIL
f disebut fungsi Genap bila f(-x) = f(x) untuk setiap x  Df dan
f disebut fungsi Ganjil bila f(-x) = - f(x) untuk setiap x  Df
Grafik fungsi genap simteri terhadap sumbu y, sedang fungsi ganjil grafiknya simetri terhadap titik
pangkal O(0,0).
PERGESERAN GRAFIK FUNGSI
Misalkan f adalah sebuah fungsi yang terdefinisi di Df dengan y = f(x).
Grafik fungsi y = f(x-a) + b dengan a > 0 dan b > 0 dapat diperoleh dengan menggeser grafik fungsi
y  = f(x) ke kanan sejauh a satuan dan ke atas b satuan. Secara umum grafik fungsi y = f(x-a) + b
diperoleh dengan menggeser grafik fungsi y = f(x):
i.  ke kanan a satuan dan ke atas b satuan bila a > 0 dan b > 0
ii. ke kanan a satuan dan bawah b satuan bila a > 0 dan b < 0
iii. ke kiri a satuan dan keatas b satuan bila, a < 0 dan b > 0
iV. Ke kiri a satuan dan ke bawah b satuan bila a < 0 dan b < 0
Ilustrasi
1. f(x) = √x dan g(x) =  + 2
2. f(x) = X
2 dan g(x) = x
2– 4x + 7
3.  f(x) = x2 dan  g(x) = x2– 10x + 21
FUNGSI KOMPOSISI
Misalkan f adalah fungsi yang terdefinisi pada Df dan daerah hasil Rf
. Misalkan g adalah fungsi yang
terdefinisi pada Dg. Fungsi komposisi f dilanjutkan g ditulis
(gof)(x) = g(f(x)) bila Rf Dg ≠
Ilustrasi
1. f(x) = 5x – 6
2. g(x) = 2– 3x +1
3. h(x) =
4. F(x) =
5. G(x) =
6. H(x) = log
Tentukan (bila ada) dan tentukan daerah serta daerah hasil dari
1. (fog)(x)
2. (goh)(x)
3. (hoF)(2x)
4. (FoG)(1/x)
5. (GoH) (-3x)
Tentukan f(x) bila diketahui
1. (gof)(x) = 5x – 7 dan g(x) = 4x +7
2. (gof)(x) = 3x2+ 5x – 1 dan g(x) = 7 – 4x3.
3. (fog)(x) = 6x + 13 dan g(x) = 3- 15x
4. (fog)(x) = x2+ 4x - 12  dan g(x) = 5x – 3
FUNGSI INVERS
Misalkan f : Df Rf dengan y = f(x), sedangkan fungsi invers dari f adalah f-1 : Rf Df, dengan
 x = f-1(y) Df-1=R
Apakah setiap fungsi mempunyai invers fungsi ?
Invers dari fungsi f adalah fungsi bila f adalah fungsi satu – satu dan pada.
Aturan dari fungsi invers f-1
 ditentukan dengan cara menyatakan x dalam y, kemudian x dan y
berganti peran. Grafik fungsi f dan inversnya f-1
simetri terhadap garis y = x.



Ilustrasi
1. Invers dari fungsi f(x) = 3x – 5 ditentukan dengan cara sbb
    f(x) = 3x – 5
    y = 3x – 5
   selanjutkan nyatakan x dalam y, diperoleh
x = f-1(y)  =  f-1(x) =  2.
 g(x) =    g-1(x) = ?
     Jawab
y =  y(3 + 5x ) = 2x + 5
3y + 5xy = 2x + 5
5xy – 2x = 5 – 3y
                 (5y – 2 )x = 5 – 3y
      x =  g-1 (y) =   g-1